ANAK SUKSES BERMULA DARI BANGUN PAGI
oleh Admin Selasa, 28 Februari 2017 News
ANAK SUKSES BERMULA DARI BANGUN PAGI


ANAK SUKSES BERMULA DARI BANGUN PAGI

(Tips Parenting) oleh : Bpk. Bendri Jaisyurrahman


1.Perbaikan kualitas generasi selayaknya dimulai dari kebiasaan bangun pagi hari, sebab generasi unggul bermula dari pagi yang masygul (sibuk).

2.Kebiasaan bangun pagi hari hendaklah di mulai sejak usia dini. Peran ayah amatlah dinanti, karena ayah yang peduli tak abai dalam urusan bangun pagi sang buah hati.

3.Jika anak terbiasa bangun siang hari maka keberkahan hidup akan melayang, aktivitas ruhani menjadi jarang sehingga perilaku menjadi jalang.

4.Mulailah dengan malam yang berkualitas. Anak tidak terjaga di ambang batas, harus buat peraturan tegas. Kapan terjaga dan kapan pulas.

5.Sehabis Isya jangan ada aktivitas fisik berlebihan. Upayakan aktivitas yang menenangkan seperti membaca atau bercerita yang berkesan.

6.Biasakan berbagi perasaan. Mulai dengan cerita aktivitas harian. Evaluasi jika ada yang tidak berkenan, sekaligus sarana pengajaran.

7.Buat kesepakatan bangun pagi jam berapa. Lantas anak mau dibangunkan bagaimana. Jadikan ini modal membangunkan di pagi harinya. Tutuplah aktivitas malam dengan mendengarkan tilawah, agar anak tidur membawa kalimat Allah  pemberi berkah sehingga terekam dalam memorinya sepanjang hayah.

8.Pagi pun datang, jalankan kesepakatan yang dibuat sebelum tidur menjelang. Bangunkan anak penuh kasih sayang, bangunkan anak dengan cara yang dia bilang.

9.Jika anak menolak untuk beranjak, ingatkan akan kesepakatan semalam. Anak siap terima konsekuensi tanpa diancam. Batasi kesenangan yang dia idam.

10.Bangunkan anak dengan kalimat ilahi, agar paginya diberkahi. Jika perlu, adzan di telinga kanan dan kiri. Bisikkan dengan lembut tembus ke hati.

11.Jika dia segera bangun, jangan lupa apresiasi. Hadiahkan dengan doa dan kecupan di pipi dan tak lupa bertanya tentang mimpi. Anak butuh transisi.

12.Jika anak telah terjaga, siapkan aktivitas olah jiwa dan raga agar fisik anak bergerak tak kembali ke kasur yang menggoda. Mudah-mudahan menjadi pola.

13.Jalankan pola ini minimal 2 pekan, agar lama kelamaan menjadi kebiasaan. Insya Allah anak bangun pagi dengan kesadaran sebab tubuhnya sudah menyesuaikan.

14.Jika ayah tak sempat membangunkan karena harus segera ke kantor maka mintalah ibu untuk berganti peran agar anak tidak merasa diabaikan.

15.Jangan sampai anak tumbuh remaja punya kebiasaan yang tidak mulia. Bangun pagi selalu tertunda, shalat subhuh di waktu dhuha dan banyak melamun tak ada guna.

16.Jika terlanjur anak bangun kesiangan maka buatlah rencana bersama pasangan. Konsisten dan tidak saling menyalahkan, fokus kepada upaya perbaikan.

17.Sebelum terlambat segera bertindak cepat agar masa depan anak selamat. Fokuslah pada perbaikan pola tidur yang sehat.

18.Jika anak terbiasa bangun pagi sedari dini, itu ciri anak berprestasi. Tak mudah dipengaruhi berbagai pergaulan yang tidak Islami.


Ayo, tunggu apalagi segera bertindak untuk buah hati, fokuslah kepada bagun pagi.