Bersama Anak Mencintai Allah
oleh Admin Rabu, 25 September 2019 Goresan Lentera Insan
Bersama Anak Mencintai Allah


Bismillahirrahmanirrahim,


“Allah SWT itu hebat.  Jagoan. Allah bisa bikin semut sampai Dinosaurus. (Haikal, 5 tahun)” (CSukardjo, 2019)


Mengenalkan dan mengajak anak mencintai Allah terkadang bisa menjadi tantangan yang berat bagi kita sebagai orangtua. Kita perlu mengenalkan zat Allah yang ghaib, yang tidak pernah bisa dikenali secara langsung zatnya oleh panca indera. Kita terkadang kesulitan untuk mentransfer pemahaman tentang Allah yang ghaib kepada anak yang butuh belajar dari hal yang konkret.


                Bagaimana cara mengkonkretkan Allah? Jawabannya adalah dengan menghadirkan Allah dalam kehidupan kita. Menyebut nama Allah disetiap kita menyebut ciptaannya. Bukankah Allah yang menciptakan langit, bumi, dan semua yang ada diantara keduanya? Artinya, kita dapat mengenalkan Allah melalui semua hal yang ada di alam semesta dan Allah dapat kita kenali dimanapun kita berada.


Kita dapat mengajak anak mengenal dan mencintai Allah dari makanan yang kita makan. Saat sarapan misalnya, kita dapat berkata “Alhamdulillah pagi ini kita bisa sarapan Nasi Goreng kesukaan kakak, nasi goreng ini InsyaAllah bikin kakak semangat sekolah ya... Alhamdulillah, Allah kasih Bunda ilmu dan kesehatan untuk bisa bikin nasi goreng lezat kesukaan kakak, yuk kita terima kasih dan bersyukur sama Allah. Alhamdulillah J.


Kita juga dapat mengenalkan Allah melalui hewan peliharaan kita. Contohnya, saat anak sedang bermain dengan kucing kita bisa berkata: “Nak, suka main sama kucingnya ya? MasyaAllah, kucingnya lucu ya, senang deh kita lihatnya. Kucing ini Allah yang ciptakan loh nak, Alhamdulillah ya, kita beryukur sama Allah yang udah menciptakan kucing. J


Mengajak anak untuk membiasakan diri mengucapkan bismillah sebelum melakukan semua aktivitas, mengajak anak bersyukur kepada Allah atas semua rezeki seperti waktu, harta, dan hadirnya orang-orang yang kita sayangi ditengah-tengah kita, dapat membantu anak mengenal dan mencintai Allah sepanjang hayat. Membiasakan anak dengan kehadiran Allah juga merupakan salah satu tujuan dari pendidikan dini di KBIT-TKIT Lentera Insan. Kami percaya jika anak terbiasa mengingat Allah sejak dini, insyaAllah anak akan terbiasa menghadirkan Allah dalam semua kehidupannya. Anak akan sayang orangtua dan guru karena Allah, cinta ilmu karena Allah, senang berteman karena Allah, suka kebersihan karena Allah, rajin membantu karena Allah, dan semua aktivitas dihadirkan untuk mendapatkan cinta Allah.


Mudah-mudahan kita semua  sebagai orangtua dapat mengahdirkan Allah dalam setiap aktivitas kita sehingga Allah memampukan kita untuk mendidik generasi yang  mencintai dan bertaqwa kepada Allah.


Alhamdulillah, semoga tulisan ini bermanfaat sebagai pengingat bagi kita semua.


Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


 

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (Q.S. 13:28)


Penulis: N.B. Siregar


Daftar Pustaka: @csukardjo, (2019). Parenting in Love with Asmaul Husna, jilid 1.