Jarak dan Tempat tak Memisahkan Kami
oleh Admin Senin, 04 Maret 2019 Goresan Lentera Insan
Jarak dan Tempat tak Memisahkan Kami

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Perkenalkan nama saya Devi Yuniati Caturhandayani biasa dipanggil oleh murid-murid bu Devi atau buDe. Nah, untuk nama panggilan buDe ini ada sejarahnya loh! Jadi dulu ada siswa bernama Brian angkatan pertama. Brian ini lah yang pertama memanggil saya buDe yang merupakan singkatan dari nama saya, bu Devi. Dan sampai sekarang ini banyak yang memanggil saya buDe.

Alhamdulillah, saya sudah 8 tahun 6 bulan mengajar di SD Lentera Insan CDEC. Saya sangat senang masih mendapatkan kepercayaan untuk dapat mengajar di sekolah ini. Awal saya mendapatkan amanah untuk mengajar di kelas 5 selama satu tahun, selanjutnya mengajar di kelas 6 sampai sekarang. Setiap angkatan memiliki karakter yang berbeda-beda membuat saya banyak mendapatkan pengalaman dan dapat bermain dengan mereka. Berbagi pengalaman dan pengetahuan, bermain bersama murid-murid dengan berbagai karakter yang dimilikinya, belajar bersyukur akan kelebihan maupun kekurangan kita. Mendapatkan amanah menjadi suatu kebanggaan dan tanggung jawab yang harus saya capai dengan maksimal agar mendapatkan kepuasan tersendiri. Dan di sekolah inilah saya juga masih dapat bertemu para alumni yang datang untuk menjalin silahturahmi dengan kami guru-gurunya (indahnya menjalin silahturahim untuk dapat memperpanjang umur dan menambah saudara atau keluarga).

Selama saya mengajar di SD Lentera Insan CDEC bukan hanya saya yang berbagi ilmu, tetapi mereka pun mau berbagi ilmu dengan saya, mulai dari berenang, berbahasa Inggris dengan benar dan baik, bertukar pengalaman, juga kita saling belajar bersyukur dengan apa yang sudah Allah SWT berikan ke kita.

Setiap tahun saya harus selalu merasakan perpisahan dengan anak-anak didik saya karena mereka harus melanjutkan pendidikan mereka ke jenjang yang lebih tinggi (kebetulan saya mendapatkan amanat untuk berbagi ilmu di kelas 6). Awalnya saya sangat berat menerima hal tersebut, kenapa kita harus berpisah nanti tidak bisa bertemu kembali (sedikit berlebihan memang, karena saat setelah saya lulus SD sampai sekarang saya belum pernah bertemu dengan guru SD saya lagi). Terutama untuk lulusan pertama yang saya pegang. Rasanya berat sekali berpisah dengan mereka, karena saya bersama mereka selama dua tahun ajaran yaitu saat mereka kelas 5 dan kelas 6. Namun, saya harus menerima karena masa depan mereka masih panjang dan akhirnya saya setiap tahunnya terbiasa dengan perpisahan ini walaupun memiliki rasa sedih, haru, dan juga bangga yang berbeda-beda, karena setiap angkatan memiliki karakter, serta kedekatan yang berbeda.

Alhamdulillah, ternyata semua itu hanya perpisahan sementara saja. Memang benar, jarak dan tempat tak memisahkan kami untuk tetap dapat saling berhubungan baik. Mengetahui perkembangan mereka dengan dapat saling menjalin silahturahim ke beberapa alumni dari semua angkatan dan alhamdulillah SD Lentera Insan CDEC sudah memiliki lulusan 8 angkatan loh! Jadi, sudah ada anak didik kami yang sudah kuliah di tingkat 2. Alhamdulillah, juga saya bukan hanya dapat bersilahturahim dengan alumni siswanya saja, melainkan juga dengan orang tua mereka. Rasanya saat masih dapat berkomunikasi dengan baik kepada para ayah bunda sangat bahagia, bersyukur, dan bangga masih mendapatkan kepercayaan untuk temu sambung dengan orang tua para alumni. Semoga jalinan silahturahim ini akan terjaga selalu. Alhamdulillah, saya menjalin silahturahim dengan para alumni bukan hanya di saat kita senang saja, tetapi juga ketika kita sedih seperti, jika ada dari keluarga atau alumni kita yang sakit, keluarga atau orang tuanya meninggal dunia, sebisa mungkin saya datang untuk merasakan apa yang keluarga alumni rasakan.

Suatu kebanggaan dapat mengetahui perkembangan mereka, mulai dari yang  baru masuk SMP hingga kuliah. Senang rasanya bisa melihat mereka lagi ketika mereka datang ke sekolah untuk bertemu langsung dan mengenang masa saat SD dengan posisi yang berganti bukan lagi saya sebagai guru tapi sebagai teman mereka. Terkadang saya harus memposisikan diri saya sebagai teman mereka dan menggunakan bahasa gaul, tetapi mereka tetap dapat menjaga dan menghormati saya sebagai guru. Dengan begitu kita akan lebih mudah memberikan masukan atau mengingatkan ke mereka untuk berbuat atau melakukan hal yang baik, jika memang mereka sudah di luar jalur dari norma agama, kesopanan, dan peraturan negara. Kita pun saling memberikan dukungan dan doa untuk kesuksesan masa depan kita semua. Doakan ya buat para alumni semua untuk dapat mengejar dan mewujudkan cita-cita mereka menjadi anak soleh/ solehah, berbakti kepada orang tua juga berguna bagi agama, bangsa, dan negara. Aamiin ya Rabbal’alamin.

Mereka datang bukan hanya untuk reuni, melainkan membentuk tim untuk membuat program meningkatkan dan mengembangkan kreativitas tanpa batas. Bentuk kegiatan kerjasama yang sudah kami lakukan dengan alumni diantaranya membuat mural di pendopo SD, foto buku tahunan, mengisi acara pentas seni akhir tahun ajaran. Dari beberapa alumni yang berbakat di dalam seni lukis, fotografer, dan seni musik, tampil saat kegiatan akhir tahun yang disebut PESONA ACA. Selain itu ada juga kegiatan buka puasa bersama tahun lalu, disitulah awal saat buka puasa alumni ingin merasakan kembali buka puasa bersama saat mereka SD dulu. Ada satu lagi kegiatan untuk menyalurkan usaha mereka dengan memperbolehkan menjual produk buatannya di cooller SD Lentera Insan CDEC. Saya dan tim sekolah memiliki harapan  membuatkan program untuk alumni yaitu “Wirausaha Kecil Bos Besar”. Semoga program ini dapat terwujud. Aamiin ya Rabbal’alamin

In sha Allah ada satu kegiatan di tahun ini yang akan dilaksanakan bekerjasama dengan para alumni, yaitu bernostalgia bernyanyi bersama lagu-lagu yang dinyanyikan oleh “Lensa Voice” dengan diiringi musisi hebat dan akan didokumentasikan oleh fotografer handal kita, yang juga alumni dari SD Lentera Insan CDEC. Semoga kegiatan tersebut dapat berjalan lancar sesuai harapan kita dan dapat menjadi promosi bagi alumni sendiri. Sehingga alumni dapat melebarkan kreativitasnya. Harapan saya pribadi ada yang akan mengajak kerjasama mereka sesuai bakat yang dimilikinya.

Alhamdulillah sekali jika ada kegiatan di SD Lentera Insan CDEC, alumni dilibatkan. Mereka bersedia berpartisipasi bahkan merasa senang dapat menjadi bagian dari acara yang SD Lentera Insan selenggarakan, serta pastinya orang tua memberikan ijin. Maka disitulah rasa keluarga Lentera Insan terjalin kembali dan kita selalu bertemu di SD agar dapat bersilahturahim dengan para guru-guru, walau pun setelah itu kita pergi untuk menikmati suasana lain di saat berkumpul bersama.  

Saat ini kami masih meluangkan waktu untuk jalan bersama. Kalau dulu saya yang menjaga mereka, kali ini mereka yang menjaga saya. Mereka mengatakan, “Gantian sekarang kita yang jagain ibu”. Dan kalau dulu saya yang mengajak mereka naik motor untuk duduk manis di belakang, sekarang saya yang duduk manis di belakang entah itu di kendaraan saya atau di kendaraan mereka.

Komunikasi yang saya gunakan untuk menjalin silahturahmi dengan mereka menggunakan cara grup whats app dan berteman di media sosial. Senang rasanya saat mereka menyapa atau membalas sapaan saya, apalagi saat mencari alumni angkatan pertama yang saat itu wali kelasnya bukan saya dan kebetulan saat itu saya hanya sebagai guru bahasa Indonesia, tetapi ketika saya menyapa mereka, mereka masih mengenal saya. Disitulah saya memiliki kebahagiaan tersendiri.

SD Lentera Insan memiliki alumni yang tinggal di luar negeri, diantaranya negara Amerika, Australia, dan Singapura. Alhamdulillah, kami masih menjalin hubungan komunikasi dengan baik. Jika kita saling kangen kita berkirim foto atau video call apalagi saat saya berada di sekolah kadang mereka ingin video call, karena ingin melihat suasana sekolah. Ada beberapa dari mereka yang memiliki tempat-tempat kenangan sendiri saat SD. Jika mereka pulang ke Indonesia pasti datang ke SD untuk bertemu dengan para guru-gurunya dan melihat suasana sekolah sekarang yang semakin bagus. Mereka mengatakan, “Sekolahnya banyak berubah dan semakin bagus”. Alhamdulillah. Selain itu ada diantara alumni yang sekarang kelas 9, datang ke SD hanya untuk mengerjakan tugas untuk syarat kelulusannya. Ketika saya bertanya alasan ia mengerjakan tugasnya di SD dan maunya berada di ruangan kelas 6, Ia menjawab, “Karena suasana di SD enak dan ruangan kelas 6 membuat saya mendapatkan ide untuk menulis”. Dan benar saja, beberapa menit kemudian alumni tersebut sudah menghasilkan beberapa slide presentasinya dan saat saya harus meninggalkan ia sendiri di kelas, hal tersebut tidak masalah karena ia sudah merasa nyaman. Setiap kali alumni datang dan menuju ke kelas 6, mereka langsung masuk ke kelas dan duduk manis melihat saya mengajar. Nah, disitulah terjadi kehebohan antara adik kelas dengan kakak kelas, maka saat keadaan tidak kondusif di kegiatan belajar, saya memberi dua pilihan untuk mereka berada di dalam kelas dan tetap fokus dengan materi berlangsung atau alumni saya minta untuk bersilahturahim dengan guru-guru jika mereka belum bertemu atau berkeliling ke sekolah. Namun, tidak semua alumni yang datang ke SD langsung ke kelas 6, ada juga yang minta dijemput di depan gerbang.

Bukan hanya alumni yang menjalin hubungan baik dengan kami, tetapi juga beberapa murid yang sebelum lulus sudah keluar atau pindah sekolah dan mereka masih ingin bertemu dengan teman-teman satu angkatannya. Jadi terkadang kita reuni dengan mereka juga, ada juga yang menyesal kenapa dulu dia tidak lulus dari lulusan SD Lentera Insan CDEC saja tapi dari SD lain.

Banyak para alumni yang menginginkan Lentera Insan mendirikan SMP Lentera Insan. Setiap tahun ajaran dan setiap bertemu orang tua alumni, banyak yang menanyakan,”Buka SMP Lentera Insan tidak”,  atau “Ada rencana dalam waktu dekat membuka SMP Lentera Insan tidak?” Sampai banyak yang mengatakan baik dari siswa maupun orang tua, “Kalau buka SMP akan pindah langsung ke SMP Lentera Insan walau pun saat ini sudah sekolah di SMP lain”.  Doakan ya, semoga Lentera Insan semakin berkembang dan memiliki SMP bahkan sampai perguruan tinggi. Aamiin ya Rabbal’alamin 

Saya lampirkan beberapa foto para alumni saat datang untuk reuni kecil, kegiatan kerjasama dengan para alumni, dan ketemuan untuk reuni juga dengan para bunda-bunda alumni. Semoga ke depannya jalinan silahturahmi dengan para alumni seluruhnya dapat lebih erat menjadi keluarga besar, dan mohon doanya juga untuk selalu dapat menjalin kerjasama dengan mereka yang memiliki kompetensi hebat-hebat. Terima kasih

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.