Jejak-jejak Semesta Bermain
oleh Admin Senin, 18 Februari 2019 Goresan Lentera Insan
Jejak-jejak Semesta Bermain

            Ada 6 aspek perkembangan pada anak berkebutuhan khusus yang dikemas dalam program pendidikan individual di SDIT Lentera Insan CDEC yang beralamat di Komplek Permata Puri, Jl Nilam Raya Blok F8 No. 1A, Radar AURI, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat. Diantaranya: kognitif, bahasa dan komunikasi, sosial dan emosi, fisik sensomotorik, kemampuan bina diri, dan sikap belajar.  Program tersebut dirancang khusus dengan  kebutuhan anak dan akan dievaluasi pada setiap akhir semester. Bukan  hanya berbagai macam program yang dibuat dalam sebuah tulisan, tapi juga dibutuhkan kekonsistenan dalam melatih, agar terus berprogres dan mengalami perbaikan juga peningkatan dalam perkembangan anak. Tulisan ini, akan membahas mengenai satu aspek perkembangan, yaitu sensomotorik. 

Menurut Wikipedia, Sensomotorik mengacu pada interaksi kinerja sensorik dan motorik. Ini mengacu pada kontrol gerakan makhluk hidup dalam hubungannya dengan umpan balik indera. Persepsi rangsangan oleh organ sensorik dan perilaku motorik berhubungan langsung, proses ini berjalan paralel, seperti antara mata, telinga dan kontrol yang ditargetkan dari gerakan lengan, kaki saat bergerak. Sensomotorik adalah interaksi sistem sensorik dengan sistem motorik.

              Gangguan sensomotorik pada anak disebabkan adanya bagian-bagian yang kurang berkembang dengan baik antara lain gerakan fisik/koordinasi, perilaku atau psikis, persepsi dan motorik yang berhubungan dengan sensori. Hal menyebabkan anak dapat mengalami kesulitan untuk berkembang secara optimal. Sebenarnya anak dengan gangguan sensomotorik memiliki kemampuan mental intelektual dan fisik yang normal. Walau terlihat sepele, tetapi bila tidak ditangani sedini mungkin anak dengan gangguan sensomotorik akan berdampak pada perkembangan konsep diri anak, sehingga akan menimbulkan masalah pada perilaku dan emosi.

            Adapun contoh umum anak pada gangguan sensomotorik yang diambil dari berbagai sumber, diantaranya:

1.      Kurang mau bersosialisasi

2.      Memilih jalan pintas

3.      Malas berjuang untuk mendapatkan sesuatu

4.      Malas berkomunikasi untuk menjelaskan jika bersalah atau belum paham

5.      Cepat marah

6.      Cepat menangis bila merasa kesulitan

7.      Binggung menentukan apa yang baik bagi dirinya

8.      Sulit mengekspresikan secara verbal apa yang dipikirkannya

9.      Terbatas dalam berkonsentrasi

10.  Lebih senang menggunakan kekuatan otot ketimbang otak

11.  Ingin dikatakan yang terhebat sehingga menghalalkan segala cara

12.  Memiliki kecepatan tinggi dalam mengalihkan atau teralihkan dari satu masalah ke masalah yang lain

13.  Terkadang punya banyak ide, tetapi hanya senang dan bergairah untuk memulai dan sulit untuk menyelesaikannya

            Walau demikian tidak ada kata terlambat untuk menstimulus atau melatihan anak dengan gangguan sensomotorik, stimulus dan latihan yang tepat dan konsisten diharapkan dapat mengurangi dan mengembalikan perkembangan anak menjadi normal sehingga anak dapat meningkatkan bakatnya dan berinteraksi dengan baik.

            Sebelumnya Irfan terbiasa latihan di ruang sensori integrasi yang tergabung dengan kelas khusus, karena terbatas waktu dan hal lainnya sehingga membuat kurang konsisten. Pada kelas dua ini mencoba berkreativitas untuk membuat permainan-permainan yang juga dapat membantu melatih fokus dan sensomotorik Irfan. Selain menyenangkan, permainan-permainan ini juga sangat mudah dan murah membuatnya, dan untuk diterapkan di rumah pun sangat memungkinkan, diantaranya:

1.        Jejak (Merangkak)

img-1550643145.jpg

Kondinasi antar kaki dan tangan serta melatih konsentrasi mengikuti gambar.

2.        Karambol Kardus (Menyentil)

img-1550643163.jpg

Melatih motorik halus, serta melatih kemampuan visual dan konsentrasi agar jemari tidak kaku dan semakin terampil.

3.        Garis HiHi “Hitam Hijau” (Berjalan dan Menyilang kaki)

img-1550643183.jpgimg-1550643195.jpg

Keseimbangan tubuh

4.        Sport Stacking (Menyusun gelas)

img-1550643212.jpg

       Melatih syaraf motorik dan memertajam syaraf sensorik

5.        Lompat Pelangi (Melompat)

img-1550643223.jpg

       Melompat untuk melatih motorik kasar (dibuat oleh Bu Novy)

            Alhamdulillah dengan berbagai macam permainan sederhana sebagai penunjang, Irfan sangat senang latihan. Tak jarang juga saling berlomba, bergantian, dan saling menyemangati antar teman, hal tersebut diharapkan dapat membuat interaksi Irfan dengan teman-temannya semakin baik.

            Terlebih Kepala Sekolah, yakni Ibu Elly Trisnawati sangat mendukung guru-guru untuk berkreativitas. Hal tersebut membuat meningkatkan rasa semangat dalam mencari ide-ide baru lain dan juga melatihnya.

            Semoga Irfan terus semangat untuk berlatih, agar dapat mengembangkan kemampuan dan keinginan secara optimal. Seperti impiannya yang ingin berprofesi menjadi Pilot, di mana salah satunya koordinasi antar indera harus baik. Begitupun dengan Bu Selvi dan para GISMA, semoga bisa terus semangat untuk berkreativitas dan konsisten melatih. Aamiin.