Pentingnya bermain untuk anak
oleh Admin Minggu, 20 Maret 2016 Editorial
Pentingnya bermain untuk anak

Pentingnya bermain untuk anak
Oleh : Lia

Setiap harinya
saya melihat
anak anak selalu
menyempatkan diri
untuk bermain sebelum bel berbunyi tanda masuk sekolah dan tentunya pada saat free play.
Mereka bermain dengan riang dan tanpa membawa beban apapun dipikirannya, padahal mereka hanya sekedar bermain lari larian, jungkat jungkit, benteng dan bahkan hanya sekedar menanyakan kabar dan bercerita tentang kegiatan yang telah dialaminya kepada teman dan guru. Apa sebenarnya yang ada dibenak kita dengan peristiwa ini khususnya dengan kata bermain ?
Kadang kadang kita terburu buru mencap atau menyimpulkan bahwa bermain adalah pekerjaan yang membuang waktu, padahal bagi anak anak bermain adalah sarana mengembangkan kepribadi-an diri. Tapi bermain yang seperti apa? Sebelum menjawab pertanyaan ini, apakah kita mengetahui pengertian dari kata bermain ?
Menurut kajian psikologi anak, bermain adalah sesuatu yang paling menyenangkan dan memiliki nilai positif bagi anak dan ternyata, bermain pun mempunyai banyak manfaat bagi anak dan tentunya bernilai positif. Diantaranya adalah :
Membuang energi
Bermain ternyata merupakan suatu pe-nyaluran bagi ekspresi energi yang berlebihan. Pada anak anak yang memperoleh gizi dan waktu istirahat yang cukup akan memiliki kelebihan energi, dan sarana positif untuk membuang energi tersebut adalah dengan bermain. Bahkan hal ini pun sangat berguna untuk anak anak special need untuk membuang energi yang berlebihan di dalam tubuhnya yang harus disalurkan, dan salah satu caranya adalah dengan bermain.
Relaksasi
Bermain akan membuat anak lebih santai dan segar setelah energinya tersalurkan dengan baik seperti melepas lelah setelah belajar atau mempelajari keterampilan tertentu. Dengan bermain, ananda kita special need akan merasa lebih santai dan segar untuk melakukan pembelajaran karena e-nergi yang berlebihan telah disalurkan de-ngan baik.
Menjadi miniatur dewasa
Di dalam bermain, anak anak menjadikannya sebagai ajang untuk mempraktekkan apa yang dilakukan oleh orang dewasa disekitarnya, dan seringkali yang dijadikan contoh untuk menjadi miniaturnya adalah orang tua dan guru. Misalnya ananda mempraktekkan memandikan bonekanya atau anak laki laki yang berperan sebagai ayah, dan bahkan ananda kita mempraktekkan gaya mengajar guru.
Sarana mengembangkan diri
Bermain adalah kegiatan yang paling menyenangkan untuk anak dan dilakukan dengan spontan dan gembira. Jadi, bermain merupakan sarana anak untuk dapat mengembangkan diri dan berkreativitas de-ngan caranya sendiri.
Sekarang kita telah mengetahui nilai positif dari bermain, tapi bermain seperti apa yang tidak sia-sia dan bermanfaat positif untuk anak ? Jawabannya ada di Sekolah Lentera Insan. Di Lentera Insan, sistem yang digunakan dalam bermain bersifat edukatif , karena di dalam bermain anak anak pun mendapatkan pembelajaran, dan semua permainan pun dilakukan bersamasama dan tentunya dalam pengawasan guru, jadi tidak heran apabila anakanak senang berlamalama di sekolah karena membuat anak gembira dan pastinya tidak jenuh dan membosankan dalam belajar.

Berikut ini, bentuk aktivitas bermain anak yang bernilai positif, edukatif dan tentunya tidak sia sia yang di-terapkan di Lentera Insan antara lain:
Bermain fisik
Upaya pengembangan aspek motorik anak seperti berlari, melompat, memanjat, berayun ayun, dan senam. Sekolah Lentera Insan dilengkapi dengan alat alat permainan yang membuat anak merasa senang, aman, dan pastinya ada pembelajaran di dalam permainan tersebut.
Bermain kreatif
Mengembangkan kreativitas anak seperti menyusun balok, bermain lilin, melukis , dan masih banyak lagi. Di Lentera Insan permai-nan ini dapat dilakukan di dalam kelas maupun di luar kelas karena Lentera Insan di-lengkapi dengan ruangan khusus yang dide-sain agar anak leluasa dalam mengembangkan kreaivitasnya. Ruangan ini disebut de-ngan ruangan sentra balok (berada di TK Lentera Insan).
Bermain imajinatif
Mengembangkan daya imajinatifnya seperti bermain sandiwara. TK Lentera Insan mempunyai ruangan khusus agar anak bebas mengembangkan imajinasinya, ruangan tersebut bernama ruangan sentra peran.
Manipulatif play
Bermain dengan menggunakan alat tertentu misalnya gunting, obeng, palu, kertas, dapat mengembangkan kemampuan atau keterampilan anak. Permainan ini dapat dilakukan di ruangan sentra peran di TK Lentera Insan.
Begitu banyak manfaat yang kita bisa dapatkan dengan bermain edukatif, jadi luangkanlah waktu untuk bermain bersama dengan anak. Demikianlah, sedikit sharing pengetahuan saya tentang bermain untuk anak. Seoga ilmu ini berguna untuk kita semua dan Insya Allah dapat pula diterapkan di rumah. Amien..
@Artikel merupakan dokumentasi Lensa News